Wednesday, September 29, 2004

MIRC

isen-iseng masuk MIRC lage setelah ampir 2 tahun gak nyentuh MIRC setelah nikah n punya anak, n this afternoon aku nyoba masuk MIRC join #yogya di messege ma nick yg asing bagiku but he/she know my husband. My Hubby termasuk maniac of MIRC, gatel rasang kalau gak MIRC kebetulan dapat istri juga dari MIRC hehehhe setelah pacaran jarak jauh selama ampir 1 tahun setengah Yogya-Semarang-Jakarta, trus setengah tahun dirajut di Jakarta, trus nikah setelah pacaran mo 2 tahun. Dulu Hubby demen banget tuh "nyari temen" istilahnya dia bila gak mau dibilang Ngegebet terutama dan sama sekali harus "Perempuan/Cewe". Sempet dulu jelesi banget trus taktik aku pdkt ke cewek temennya itu, cuma satu yang bisa aku ngerti n gak jelesi lagi, yang lain, wahhh gak mau tuh aku deketin to be a friends. I dont know why, but it's ok if she doesn't want it.

Sekilas hubunganku ma My Hubby dulu, jadi inget deh masa2 pacaran kita, awal ketemu Hubby sebetulnya gak sengaja, Hubby sebetulnya adalah dulu lagi PDKT ma Bestfriend aku bunga- a.k.a Ipeh a.k.a Eva nah, Ipeh ini jodohin-jodohin aku dengan si Ibob ini, dulu sempet ngucap "Amit-amit deh jadian ma Bekas lu Peh" eh akhirnya kemakan ucapan sendiri eh malah jadian ma itu orang hiehihieeih.

Pertama seh gak ada rasa suka apalagi jatuh cinta weyehhh Gak Sama Sekali and bener kata Orang Inggris bilang "witing tresno jalaran soko kulino" Cinta tumbuh karena sering bersama. Aku seh bersama seh enggak, cuma dulu sering banget Hubby curhat n cerita ttg hubungan doi ma Ipeh itu n kadang telepon aku tengah malam cuma mo cekakan ditelepon hehhehehe.

Kenal just as friend for 1 year after 1 year and after broke up with "this guys" only Si Hubby yg mo nemenin curhat, n then gak tau deh kok pas dia gak telepon ngerasa ada yg hilang, pas dia gak sms kok ngerasa bt, dia gak email kok agak curiga. ihaihhiahiahi Ketulah istilah orang Inggris sono hehheh. Akhirnya dengan gagah berani Hubby nyatain deh tuh cintanye ma kite di 10 Oktober 2000 (kebetulan pas kita nikah tuh angka dipake buat Mas kawinnye) sayang Hubby nyatainnye gak kaya gaya India tapi kocak iahihiahi lewat telepon n ngomongnya kita bedua kaya orang bloon cekikikan duank.

And then after lebaran 2000 doi ke Jakarta buat nyatain langsung dan itu sempet dibikin bt karena doi sempet-sempetnya datengin temen CEWEK nya yg kenal di MIRC pas saat doi mo pulang. Igh bikin bt kan..... tapi sekrang dia dah tahu kalau aku ANTI di Duain n tahu kalau aku MO JADI NO 1 di hati n hidupnya!!!! No way for other woman........!!!!!!

Sempet seh selama pacaran ada tuh temen-temen ceweknya yg SmS, Email, Telepon doi untuk urusan yg gak penting! hanya cuma buat bilang "Gue lagi nonton neh" or "Si Schumy ok loo di F1" Hmmm menurut loe lumrah gak seh??? n then kdang yg bikin agak jengah "Bob. take care yah jakarta lagi siaga 1". Hubby emang gak cakep2 amat cuma ya itu gak dewasanya itu. Masih demen main. Dan itu sms dari temen ce-ce nya yg dari MIRC.

Tapi semenjak nikah n have a boy berubah deh, makin cinta n sayang ma istri n alief...I Love you Pa

Hmmm MIRC kadang bikin seneng kadang bikin BT kadang bikin Marah kadang bikin Bahagia.

Wednesday, September 22, 2004

Sepeda baru Alief neh dibelikan oleh Mbah Uti, ini foto diambil pas hari Sabtu kemaren eh actionnya lage meringis nangis karena gak mau disuruh action ma Ma.  Posted by Hello

Tuesday, September 14, 2004

Flash Back

Foto diambil tahun 2002 sekitar bulan juli waktu aku ikut ASEAN-Japan Youth Invitation, ini foto diambil dgn background Gunung Fuji waktu Summer, n samping aku neh orang berdiri membelakangi foto bukan penampakan lo hehhehe ini translator ku waktu disana, ehh bikin jelek aje yeee fotonya aku dah action gitu ehhh dia malah ngebelakangi lagi hehhe. Posted by Hello

Friday, September 10, 2004

Kita Malu...

SEDIH, kaget, sadis, jengkel. Empat kata ini terlalu sedikit untuk mengungkapkan keprihatinan kita terhadap ledakan bom di depan Kedutaan Australia di Jakarta kemarin. Kita bersedih karena korban yang tidak berdosa berjatuhan. Kita kaget karena ledakan bom itu terjadi pada saat pihak kepolisian menyatakan dengan lantang bahwa situasi aman. Juga kaget karena ledakan di Ibu Kota negara terjadi di saat polisi, katanya, sedang mengendus Dr Azahari dan Noor Din Mohd Top, dua buronan paling berbahaya yang diduga berada di balik serangkaian peledakan bom di Tanah Air.
Apa yang disaksikan melalui layar televisi tentang ledakan itu bisa dikatakan dalam satu kata: sadis. Ada orang yang memiliki kesadisan luar biasa untuk membunuh orang lain dengan cara yang amat mengerikan. Karena itu, kita amat jengkel dengan kebiadaban itu. Kita mengutuk keras tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut.
Ledakan bom di Tanah Air telah sangat sering terjadi sejak tahun 2000 dengan puncaknya adalah ledakan di Bali yang menewaskan tidak kurang dari 200 manusia. Sekarang ledakan dahsyat kembali mengguncang dengan cara yang hampir sama dan diduga dilakukan oleh orang-orang dari kelompok yang sama.
Kita malu karena sebagai bangsa kita dianggap sarang kejahatan. Kita malu karena kepolisian negeri ini tidak sanggup mencegah bom-bom yang meledak secara berulang. Bagaimana mungkin orang seperti Dr Azahari dan Noor Din Mohd Top yang sedang dikejar-kejar, masih mampu melakukan pengeboman?
Sebuah bom, apalagi dengan kekuatan besar, tidak dikerjakan dalam sehari. Dia membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkannya. Pada titik ini kita bertanya, di mana dan apa saja yang dikerjakan aparatur dan organisasi intelijen negara? Sangat ironis bahwa bom yang terjadi di depan Kedutaan Besar Australia terjadi pada saat gencarnya berita tentang ancaman keamanan terhadap kantor-kantor dan hotel yang berkaitan dengan asing di Jakarta.
Ledakan bom kemarin telah meruntuhkan seluruh kredibilitas. Kredibilitas kita sebagai warga bangsa dan kredibilitas pemerintah karena tidak mampu menjaga keselamatan warganya.
Apa arti dari semua rangkaian ledakan bom di Tanah Air? Salah satu yang tidak bisa dibantah, Indonesia--setuju atau tidak setuju--telah membuktikan dirinya untuk kesekian kali sebagai sarang terorisme. Anak-anak negeri ini telah secara sadar memilih untuk menjadi bagian dari terorisme internasional.
Terorisme harus dilihat sebagai ancaman terhadap keselamatan bersama. Karena itu hentikan seluruh pertengkaran yang tidak perlu yang mengait-ngaitkan terorisme dengan orang atau kelompok tertentu. Pelaku dan perencana bom, siapa pun dia, harus dianggap sebagai penjahat terhadap kemanusiaan. Karena itu harus diperangi bersama.
Bom telah meruntuhkan kepercayaan dunia kepada Indonesia, meruntuhkan kepercayaan publik kepada pemerintah, meruntuhkan keyakinan rakyat terhadap profesionalisme polisi, merendahkan kompetensi intelijen. Bom menyengsarakan kita semua.
Kita hendak bangun dari kemalangan panjang, bom kita ledakkan untuk mengembalikan kita semua ke lembah nestapa. Kita harus malu atas kebodohan yang kita ciptakan dari waktu ke waktu.

(dikutip dari Editorial Media Indonesia, 10 September 2004)
Joy "Indonesian Idol" Posted by Hello


Idola baru Indonesia telah lahir, doi selain cantik, nyanyinya oke banget dah....
Photobucket
Photobucket
kantor kedua